Wednesday, 29 October 2014

Agar anak 4-5 tahun doyan makan

Anak usia 4-5 tahun doyan jajan, sehingga seringkali tidak bernafsu untuk menyantap hidangan sehat yang ada di rumah. “Kirain anak 2 tahun saja yang sulit makan, eh anakku yang berumur 4 tahun juga sulit makan” keluh seorang Mama di kantin sekolah, yang ditimpali dengan curhatan yang sama dari Mama lainnya. Ya, di rentang ini, anak boleh jadi akan mengalami sulit makan. Untuk menyulapnya agar menjadi doyan makan harus diketahui penyebabnya terlebih dahulu. Salah satu perkembangan menonjol anak usia ini adalah ia mulai mengenal jajanan. Ini lantaran pengaruh pergaulan dan kemampuan anak menyerap informasi yang semakin cepat. Hilangnya selera anak ketika harus menyantap makanan utama bisa jadi karena ia kerap membeli jajanan sebelum jadwal makannya tiba. Kondisi ini bisa diperparah dengan kecenderungan orangtua mengalah pada selera jajan anak. Banyak yang berpikir lebih baik anakku jajan ketimbang ia tidak makan sama sekali. Padahal kebiasaan jajan tanpa pembatasan dapat membawa dampak buruk pada kebiasaan makan yang sehat. Belum lagi kalau kandungannya tidak memiliki nilai gizi yang baik dan seimbang. Solusi Agar Anak Doyan Makan:
  1. Bekali si prasekolah dengan kemampuan memilih makanan yang bergizi dan bermanfaat.
  2. Jelaskan dampak negatif bila anak jajan sembarangan. ”Kalau kamu jajan sembarangan, perutmu bisa sakit.
  3. Terapkan strategi yang bijak. Memilih menu makanan adalah hak anak yang harus dihormati, tetapi di lain pihak orangtua juga harus memerhatikan komposisi makanan yang bergizi seimbang dan cukup. Untuk menyiasatinya, selalu sediakan bahan makanan bergizi dan beragam di rumah. Dengan begitu, anak tetap dapat memilih menu yang menjadi kesukaannya dari bahan-bahan bergizi.
  4. Bekali anak dengan makanan selingan/camilan buatan sendiri yang lebih bersih dan bergizi agar ia tidak tergoda untuk jajan sembarangan. Jangan lupa, orangtua harus kreatif dan tetap menyuguhkan camilan itu tak kalah enak dari jajanan yang biasa dikonsumsi anak. Misal, membuat jus buah warna-warni, lumpia berisi sayuran, bakso sayur sehat, dan lainnya.
  5. Ingat, keberhasilan kita mendidik anak (dalam hal memilih makanan sehat di usia ini) akan menentukan gaya hidup dan pola makannya sampai ia dewasa.
3 HAL PENTING
  1. Memberitahukan secara verbal
    Beberapa saat sebelum jadwal makan tiba, beri tahu si kecil. Dengan begitu anak bisa mengantisipasi (mempersiapkan emosinya) bahwa dia akan menjalani proses makan. Jelaskan apa yang akan dimakannya. Informasi kandungan dan manfaat makanan yang disampaikan dengan menyenangkan dapat memacu nafsu makan anak. Begitu pula perkembangan kognitif dan bahasanya. Pemberitahuan waktu makan juga berkaitan dengan pembentukan disiplin.
  2. Memberikan contoh.
    Contohkan bagaimana cara makan yang baik dan benar, termasuk peralatan makan yang sebaiknya digunakan. Anak akan meniru meski hasilnya tidak bisa langsung sempurna. Namanya juga baru belajar. Yang penting beri dia kesempatan mencoba makan sendiri.
  3. Membereskan.
    Setelah proses makan selesai, ajak anak membereskan sisa makanan di piring dan yang mengotori meja. Ritual ini akan membekas menjadi kebiasaan yang baik.
FOTO : NakitaProduk Terkait: vidoran multivitaminsusu vidoran Xmart
Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!