Tuesday, 02 March 2021

Bingung Alergi Anak Tidak Kunjung sembuh? Ini Penyebab, Gejala dan Solusinya

Banyak kekhawatiran yang muncul bila si Kecil memiliki alergi.Tidak jarang pula banyak Bunda yang mempertanyakan kenapa alergi anak tidak kunjung sembuh? Pengertian alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh yang tidak normal terhadap hal-hal yang biasanya tidak berbahaya bagi kebanyakan orang.

Lalu kenapa alergi tidak kunjung sembuh? Laman kesehatan Web MD menjelaskan alergi sebenarnya tidak bisa disembuhkan secara total, tapi bisa diobati dan dikontrol gejalanya dengan mencegah penderita terpapar alergen (pemicu alergi),

Salah satu alergi yang sering diderita oleh anak-anak di Indonesia adalah alergi susu sapi. Prevalensi anak-anak Indonesia yang mengalami alergi susu sapi pada tahun pertama kehidupan kurang lebih sebesar 7,5%.  Diperkirakan bahwa peningkatan kasus anak yang mengalami alergi di Indonesia mencapai 30% per tahunnya.

Penyebab alergi susu sapi

 Jika si Kecil memiliki alergi susu, sistem kekebalannya mengidentifikasi protein dalam susu sebagai zat berbahaya dan memberi sinyal pada sistem kekebalan tubuh untuk melepaskan histamin dan bahan kimia lainnya sehingga menyebabkan berbagai tanda dan gejala alergi.

Alergi susu sapi berbeda intoleransi laktosa. intoleransi laktosa tidak melibatkan sistem kekebalan tubuh. Penyebab intoleransi laktosa karena tubuh­ tidak mampu mencerna laktosa (gula dalam susu).

Beda gejala alergi susu sapi & intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa akan ditandai dengan gejala, seperti sakit perut, gas, dan diare sehabis penderita minum susu. Sementara  alergi susu, gejalanya lebih dari sekadar keluhan pada saluran pencernaan, seperti:

  • Sakit perut/diare/kembung
  • Muntah
  • Ruam
  • Angiodema (pembengkakan)
  • Urtikaria (biduran)
  • Dermatitis atopic (eksim)

Solusi pengganti susu sapi

Jika anak telah didiagnosis  alergi susu sapi, ada beberapa susu hipoalergenik yang dapat dijadikan pengganti susu sapi, seperti  susu formula terhidrolisa atau susu formula asam amino.  Sementara susu tanpa/rendah laktosa bisa untuk  anak yang mengalami intoleransi laktosa.  Namun baik susu formula hipoalergenik dan susu formula renda laktosa relatif sangat mahal dan rasanya tidak enak.

 Alternatif lain yang lebih terjangkau adalah vidoran Xmart Soya 1+ yang dibuat dengan Isolat Protein Kedelai. Protein yang terkandung pada Isolat Protein Kedelai vidoran Xmart Soya 1+ memiliki kualitas yang sama dengan protein yang terkandung pada susu sapi. Beberapa keunggulan lain vidoran Xmart Soya 1+ adalah:

  • vidoran Xmart Soya 1+ diperkaya dengan Cod Liver Oil, vitamin C, vitamin D3, Zink, dan Omega 3 & 6 (asam a-linolenat & asam linoleate) untuk membantu meningkatkan daya tahan, perkembangan otak, dan tumbuh kembang si kecil secara optimal.
  • vidoran Xmart Soya 1+ dibuat dengan Isolat Protein Soya dan Bebas Laktosa sehingga mendukung tumbuh kembang anak dan nyaman bagi pencernaan si kecil.
  • vidoran Xmart Soya 1+ dibuat dari Isolat Protein Kedelai yang berasal dari USA, yang merupakan negara penghasil soya terbesar di dunia

vidoran Xmart Soya 1+ merupakan formula soya pilihan terbaik yang bebas laktosa, sehingga dapat lebih nyaman bagi pencernaan si Kecil yang mengalami intoleransi laktosa

Semoga alergi anak yang tidak kunjung sembuh sekarang sudah menemukan solusinya, ya, Bun!

 

Sumber:
Web MD
Mayo Clinic

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!