Tuesday, 22 December 2015

Faktor Penyebab Anak Ngompol

Ketika memiliki anak yang masih kecil, pemandangan kasur dan baju yang basah karena ompol di pagi hari merupakan hal yang biasa ditemui oleh para orangtua. Sebenarnya, apa sih penyebab anak mengompol? Yuk cari tahu beberapa faktor penyebabnya di sini.

•    Ukuran kandung kemih yang masih kecil. Kandung kemih anak belum cukup berkembang untuk menahan produksi urin sepanjang malam hari.

•    Belum mampu menyadari kandung kemih mereka sudah penuh. Jika perkembangan sistem saraf yang mengendalikan kandung kemih lambat, maka sulit bagi anak untuk bisa terbangun saat kondisi kandung kemih mereka penuh, terlebih jika tipe tidur si kecil terlalu pulas. Pada anak yang tidurnya sangat pulas, otak mereka tidak mendapatkan sinyal bahwa kandung kemih sudah penuh, demikian penjelasan Howard Bennet, MD, dokter kesehatan anak dan penulis buku Waking Up Dry: A Guide to Help Children Overcome Bedwetting.

•    "Kematangan" kandung kemih yang tertunda. Menurut Bennet, penjelasan sederhananya adalah otak dan kandung kemih secara bertahap sedang belajar saling berkomunikasi satu dengan yang lain saat kita tidur, dan proses komunikasi ini kadang terjadi lebih lambat pada beberapa anak.

•    Ketidakseimbangan hormon. Selama masa kanak-kanak, si kecil belum memproduksi anti-diuretic hormone (ADH). Hormon ini bekerja untuk memerintahkan ginjal untuk membuat urin lebih sedikit. Studi menemukan beberapa anak yang mengompol melepaskan lebih sedikit hormon ADH saat mereka tidur.

•    Stres. Situasi yang membuat anak stres, seperti menjadi seorang kakak, masuk sekolah baru, atau harus tidur jauh dari rumah, bisa menjadi pemicu anak mengompol.

•    Infeksi saluran kemih. Infeksi ini dapat membuat si kecil mengalami kesulitan dalam mengendalikan buang air kecil. Gejalanya bisa berupa mengompol, meningkatnya frekuensi buang air kecil, air seni berwarna merah atau merah muda, dan mengalami rasa nyeri saat  buang air kecil.

•    Diabetes atau kencing manis. Untuk anak yang biasanya selalu "kering" sepanjang malam, mengompol bisa menjadi tanda pertama dari diabetes. Gejala atau tanda lain yang bisa muncul adalah mengeluarkan urin dalam jumlah besar dalam satu kali buang air, sering merasa haus, cepat lelah, dan penurunan berat badan padahal nafsu makan mereka baik.

FOTO: NGOMPOL.JPG – MYVMC.COM

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!