Tuesday, 22 December 2015

Menjaga Kesehatan Mata Anak

Untuk bisa belajar dan memahami dunia di sekitar mereka, anak-anak harus bergantung pada seluruh indra yang dimiliki. Karena itu memiliki mata yang sehat dan penglihatan yang baik adalah hal yang mutlak dalam proses perkembangan si kecil.

Anak yang memiliki masalah penglihatan biasanya akan mengalami gangguan pada proses perkembangan koordinasi mata dan tangan, serta kemampuan dasar lainnya. Jika dibiarkan, masalah ini dapat mengganggu proses belajar dan bersosial anak kelak.

Yuk, bantu lindungi dan jaga kesehatan mata anak lewat tips di bawah ini:

•    Mulailah sejak dini. Caranya dengan menerapkan pola makan sehat selama Anda menjalani masa kehamilan dan setelah persalinan. Cara ini akan membuat bayi sehat dan Anda pun dilatih menjadi panutan yang baik untuk anak.

•    Pastikan bayi Anda selalu bisa mengikuti objek yang bergerak dengan mata mereka dan melatih koordinasi mata dan tangan mereka. Jika si kecil tampak mengalami keterlambatan pada penglihatannya, Anda bisa mengonsultasikannya pada dokter.

•    Biasakan untuk menerapkan pola makan kaya nutrisi di meja makan, dengan menyediakan buah, sayuran, kacang-kacangan, dan 340 gram ikan setiap minggu. Sebab nutrisi dari makanan tersebut merupakan sumber antioksidan, vitamin C, vitamin E, zinc, asam lemak omega-3, dan lutein yang sangat baik bagi kesehatan mata. Untuk makanan laut, pilihlah ikan seperti salmon, tuna, udang, ikan lele, atau  ikan pollock.

•    Sediakan mainan yang sesuai dengan umur anak. Selain anak tidak kesulitan bermain dengan permainan yang belum cocok untuk usianya, mereka juga terhindar dari ujung-ujung permainan yang tajam.

•    Berikan mainan yang bisa melatih dan meningkatkan perkembangan indra penglihatan anak, seperti membangun blok, puzzle, buku menggambar, atau lilin yang bisa dibentuk.

•    Lakukanlah pemeriksaan mata secara berkala. Mengapa itu penting? Sebab banyak penyakit dan kelainan mata bisa dicegah dan diobati jika terdeteksi lebih cepat. Pemeriksaan mata rutin juga merupakan cara efektif untuk melakukan pendeteksian dini. "Pemeriksaan kesehatan mata harus dimulai sejak bayi dan diteruskan hingga masa anak-anak," ujar Michael Repka, MD, profesor oftalmologi dan pediatri di Johns Hopkins University School of Medicine. Untuk kebanyakan anak, pemeriksaan mata di dokter anak saja sudah cukup. Tapi untuk anak yang memiliki masalah mata pada riwayat keluarga mereka Michael menyarankan, pemeriksaan mata yang lebih menyeluruh perlu dilakukan

•    Sebagai orangtua, Anda harus lebih peka terhadap keanehan yang terjadi pada mata anak sedini mungkin, seperti posisi bola mata yang tidak seimbang, selaput pada pupil, atau jadi sering berkedip.  Sebab pendeteksian dini akan membuat proses pertolongan lebih cepat dan optimal.

•    Jika ingin beraktivitas di siang hari, usahakan untuk melindungi mata si kecil dengan menggunakan topi atau kaca mata hitam yang memiliki pelindung sinar UV.


FOTO: MATA.JPG – DROPTICAL.COM

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!