Tuesday, 24 May 2016

Telinga Bersih Tanpa Takut Infeksi

Secara natural, telinga manusia menghasilkan kotoran telinga yang biasa disebut earwax atau dalam istilah kedokteran disebut dengan cerumen. Kotoran telinga ini, walaupun kedengarannya kotor, mempunyai fungsi yang sangat diutuhkan oleh telinga kita, yaitu menjaga kelembapan dinding telinga serta menghalangi debu, jamur atau bakteri yang masuk yang bisa menyebabkan infeksi pada gendang telinga.

Dalam beberapa kasus, kotoran telinga tidaklah menganggu. Cukup dengan membersihkan telinga pada saat mandi, sudah cukup untuk menjaga kebersihan telinga. Apabila anak kita merasa tidak nyaman dengan kotoran telinga atau Ibu melihat kotoran telinga yang letaknya tidak terlalu dalam, tidak mengapa membersihkannya dengan menggunakan handuk.

Tetapi, apabila kotoran telinga yang diproduksi terlalu banyak, bisa menimbulkan terganggunya fungsi pendengaran, sakit pada telinga atau menyababkan rasa tidak nyaman pada telinga. Kotoran telinga yang menganggu itu harus dibersihkan oleh tenaga medik atau dokter. Orang awam tidak boleh sembarangan membersihkan kotoran telinga, misalnya dengan menggunakan jari atau kapas bertangkai (cotton buds).

Bila kita memaksakan diri membersihkan telinga anak kita menggunakan kapas bertangkai atau benda-benda lainnya, dikhawatirkan akan mengenai gendang telinga dan bisa menimbulkan infeksi pada gendang telinga. Bila anak sudah terlanjur mengalami infeksi telinga, biasanya dokter akan memberikan antibiotik berupa cairan. Karena itu, berhati-hatilah dalam menjaga kebersihan telinga anak agar ia terhindar dari infeksi maupun gangguan lainnya.

 

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!