Wednesday, 30 September 2015

4 Metode Menidurkan Bayi

Bayi memang menghabiskan waktunya untuk tidur. Tapi bagi sebagian orangtua, salah satu tantangan terbesar saat memiliki bayi adalah ketika harus menidurkan bayi mereka di malam hari. Sebab ketika Anda sudah merasa begitu lelah, ternyata si kecil malah terjaga. Atau, ia kerap terbangun tengah malam untuk menyusu. Tidak heran, Anda jadi sering kekurangan tidur.

"Bayi sering terbangun selama tiga bulan pertama, dan rasanya penting untuk menyadari bahwa Anda harus realistis dengan keadaan ini," kata Harvey Karp, MD, dokter yang juga penulis buku The Happiest Baby on the Block.

Nah, jika ini terjadi, apa saja metode menidurkan bayi yang bisa Anda lakukan?
 
Jangan membuat kontak mata. Ketika sedang bermain, menyanyi, atau menyusui bayi, Anda memang harus menatapnya. Karena, kontak mata bisa meningkatkan perkembangan otak dan ikatan batin. Tetapi, hindari menatap mata bayi ketika sudah larut malam. Mengapa?

"Ketika bayi bertatapan mata dengan Anda, bagi dia rasanya seperti habis minum double latte. Detak jantungnya lebih kencang, tekanan darahnya naik, dan ia menjadi lebih terjaga," ujar Alan Greene, MD,  penulis buku From First Kicks to First Steps. Sebaliknya, lakukan kontak mata lebih sering pada pagi hari agar ia tahu itu waktunya untuk bangun.

Redupkan lampu. Cahaya adalah suatu cara untuk mengatur ritme sirkadian (ritme yang mengatur waktu tidur-bangun secara alami) pada bayi. Karena itu, redupkan lampu sehingga cahayanya tidak terlalu terang. Ketika matahari mulai terbenam, mulaikan meredupkan lampu meskipun bayi belum akan tidur. Untuk memperkuat ritme ini, pastikan rumah Anda cukup banyak menampung cahaya pada pagi dan siang hari, termasuk ketika bayi tidur.

Ayunkan bayi. Anda sudah membedong bayi, dan menggunakan suara-suara pengantar tidur, namun bayi masih terbangun setiap jam atau dua jam. Nah, mungkin bayi akan merasa lebih nyaman ketika diayun-ayunkan. Anda bisa meletakkan bayi yang sudah dibedong di kursi baring, lalu pasangkan ikatan pengaman agar ia tidak jatuh. Menurut Dr. Karp, sekitar  5 persen bayi memang membutuhkan teknik mengayun ini.  Anda bisa menghentikan kebiasaan ini ketika ia sudah mampu menenangkan dirinya sendiri.

Berikan pijatan. Studi dari Touch Research Institutes di University of Miami School of Medicine mendapati bahwa bayi yang baru lahir yang dipijat sebelum tidur akan tidur lebih cepat dan nyenyak daripada yang tidak dipijat. Sebelum bayi tidur, berikan pijatan selama 15 menit pada bayi melalui belaian perlahan, sedikit tekanan, dan baby oil untuk memuluskan gerak tangan Anda.

FOTO: BAYI TIDUR.JPG – MIRROR.CO.UK

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!