Tuesday, 10 July 2018

Anak Manja, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Wajar jika orang tua menginginkan buah hatinya selalu bahagia tanpa kekurangan suatu apa pun. Namun, terkadang keinginan yang sehat ini dapat menjadi tidak sehat, saat kita memberi kelimpahan pada buah hati sepanjang waktu. Jadilah ia anak yang manja yang tidak pernah belajar akan nilai-nilai kerja keras.

Bila Bunda ragu-ragu apakah selama ini sudah terlalu memanjakan buah hati, berikut cara untuk mengetahuinya:

  • Si kecil selalu meminta mainan atau pakaian terbaru hanya untuk mengikuti tren. Atau anak selalu mengharapkan Bunda membelikannya barang secara terus-menerus tanpa ia harus berkontribusi dengan cara apa pun.
  • Bila sudah bersekolah, anak sering mengeluh saat harus bekerja sama dengan teman-temannya dalam suatu tim. Ia selalu menuntut dispesialkan. Anak juga memiliki sikap superior dan berpikir hal-hal tertentu ada di bawah mereka.
  • Anak tidak tahu bagaimana memecahkan masalah karena selalu dibantu. Saat ada masalah dengan teman di sekolah, Bunda selalu datang untuk menyelesaikannya, bahkan masalah sepele sekali pun.
  • Anak lebih banyak mengeluh daripada menikmati hal-hal yang mereka miliki.
  • Mereka narsistik, merasa bahwa segala kebutuhannya harus yang selalu dipenuhi tanpa menyadari bahwa orang lain pun memiliki kebutuhan. Kenyamanan diri sendiri akan menjadi prioritas nomor satu bagi anak manja.

 

Nah, bila Bunda memiliki kecurigaan buah hati adalah anak yang terlalu manja, yuk mulai ambil langkah positif untuk mengubahnya. Berikut caranya:

  • Evaluasi apakah Bunda selama ini memang terlalu melimpahi buah hati dengan begitu banyak materi. Meskipun mampu, namun Bunda perlu bertanya pada diri sendiri sebelum membelikan buah hati sesuatu: apakah dia benar-benar membutuhkan atau Bunda hanya sekadar  ingin anak memilikinya.
  • Ketika anak menuntut sesuatu, kembalilah pada pertanyaan di atas: apakah ia benar-benar membutuhkannya. Bila tidak, bersikaplah konsisten untuk tidak memenuhi permintaannya. Mungkin anak akan merengek, namun konsistensi orang tua adalah kunci kesuksesan. Lama-lama anak akan menghargai keputusan Bunda, kok.
  • Ajari anak menabung untuk membeli barang yang diinginkannya. Dengan adanya usaha, anak akan jauh lebih menghargai barang tersebut. Buah hati pun dapat lebih bersyukur dengan apa yang mereka miliki.
  • Jadilah panutan dalam membantu dan melayani orang lain. Dari situ anak akan belajar untuk menghargai orang lain dan tidak hanya sibuk dengan dirinya sendiri.
  • Orangtua juga perlu mengajari anak disiplin. Misalnya, sehabis bermian minta anak untuk membereskan mainnya. Lakukan itu secara konsisten supaya anak mandiri dan tidak manja
Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!