Tuesday, 31 January 2017

Anak Stres? Begini Cara Menanganinya

Anak tiba-tiba menunjukkan sikap yang menjengkelkan atau sulit diatur? Bisa jadi anak sedang stres. Tenang, Bunda, karena stres merupakan bagian dari perkembangan anak. Bantu ia melalui fase ini dengan bijak.

Gejala dan penyebab stres
Anak yang stres biasanya mengalami perubahan mood dan perilaku. Misalnya saja gampang tersinggung, tiba-tiba menangis, bahkan menunjukkan gejala fisik seperti sakit kepala atau sakit perut.

Semakin bertambahnya usia anak, maka beban yang ia hadapi pun  semakin berat. Tak sedikit yang kesulitan menyeimbangkan kegiatan di rumah, sekolah, dan pergaulannya. Jika ia tak bisa mengatasinya bisa jadi ia menderita stres.

Cara menanganinya

  • Jangan panik
    Hal pertama yang harus Bunda lakukan adalah jangan panik dan bersikap tenang. Jika Bunda panik, maka anak bisa jadi makin stres. Jangan mendesaknya karena akan memperparah keadaan.  Biarkan ia tenang dan ajak bicara ketika sedang santai.
  • Komunikasi terbuka antara orangtua dan anak
    Komunikasi dua arah sangat penting dalam sebuah keluarga.  Anak bisa leluasa menceritakan masalahnya, sementara orangtua bisa memberikan masukan yang positif. Ini jauh lebih efektif ketimbang anak menceritakan masalahnya pada orang lain.
  • Beri keleluasan
    Jangan terlalu memaksakan anak untuk mengikuti kegiatan tertentu atau menuntutnya berprestasi. Bebaskan ia memilih kegiatan yang disukainya. Dengan begitu anak merasa leluasa menyalurkan hobinya tanpa ada tekanan dan kekangan dari orangtuanya.
  • Perbaiki pola asuh
    Tak ada salahnya melakukan introspeksi. Kaji ulang mungkin ada aturan Bunda yang tak disukainya. Terkadang anak tak mengerti kenapa ia diberi aturan tertentu. Mengendurlah sedikit dan beri penjelasan mengapa ada aturan tersebut dan konsekuensi jika melanggarnya.
  • Beri pujian
    Jangan lupa memberinya pujian ketika  dia melakukan hal yang baik. Pujian akan membuatnya makin percaya diri, yang merupakan benteng stres. Anak pun  menjadi mandiri sehingga ia kelak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. 
  • Berikan makanan bernutrisi dan tidur yang cukup
    Makanan bernutrisi seimbang memang penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Bahkan beberapa jenis makanan tertentu mampu meredakan stres seperti susu, almond, dan berry. Selain itu, bantu anak mengatur jadwalnya sehingga ia masih punya waktu untuk tidur siang dan tak tidur larut malam.
Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!