Tuesday, 12 July 2016

Apakah Tinggi Badan Si Kecil Normal

Saat anak bermain dengan teman sebayanya, Bunda merasa, kok, si Kecil terlihat lebih pendek ketimbang yang lainnya. Tenang Bunda, tinggi badan anak dipengaruhi banyak faktor, di antaranya faktor genetik, hormonal, dan gizi. Kalau orangtuanya memang bertubuh relatif mungil, biasanya anak pun akan memiliki postur yang kurang lebih sama.
 

Tahapan pertumbuhan anak

Coba cek tahapan pertumbuhan tinggi anak berikut ini:

  • Pada tahun pertama, pertambahan tinggi badan mencapai 1,5 kali panjang lahir. Memasuki usia 2 tahun, rata-rata anak akan tumbuh sebanyak 6 -10 cm per tahun.
  • Masa pubertas (6-12 tahun), pertambahan tinggi badan anak mencapai 5-7 cm per tahunnya.
  • Pubertas (12-18 tahun), pada anak perempuan, tinggi badannya akan mencapai 8 cm/tahun. Sedangkan pada anak laki-laki akan mencapai 10 cm/tahun. Bila tahap ini berakhir, berakhir pula proses pertumbuhan tinggi badan anak.

Bila dirasa perlu, Bunda bisa melakukan konsultasi dengan dokter ortopedi, untuk mendapatkan saran yang terbaik.  

Kiat memacu pertumbuhan tinggi anak

  • Beri makanan bervariasi, terutama yang mengandung energi, makronutrien seperti protein, karbohidrat, lemak dan air, juga mikronutrien (vitamin dan mineral).
  • Imunisasi tepat waktu untuk menjamin kesehatannya.
  • Istirahat dan aktivitas fisik yang cukup.
  • Olahraga untuk membantu memperlancar metabolisme tubuh dan memperkuat tulang sebagai penunjang tubuh.
Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!