Dunia Smart vidoran

Thursday, 26 July 2018

Berapa Banyak Porsi Makan Balita?

Berbicara tentang porsi makan, memang gampang-gampang susah ya, Bun. Untuk mengetahui porsi yang pas menjadi tantangan tersendiri. Untuk anak balita, biasanya mereka hanya berusaha menghabiskan hidangan yang disajikan di piring. Padahal porsi tersebut umumnya cenderung berlebihan karena kebanyakan orang tua berpikir semakin anak banyak makan, semakin sehat. Padahal anggapan itu kurang tepat.

Jadi, bagaimana porsi yang tepat bagi balita? Secara sederhana, porsi anak usia 1—3 tahun hanya sekitar 1/4 dari porsi orang dewasa sementara untuk anak-anak yang lebih besar  (usia 3—5 tahun) sekitar setengah dari porsi orang dewasa. Jika Bunda cemas dengan porsi makan yang  terlalu sedikit, tak perlu khawatir karena Bunda dapat memenuhi asupan kalori anak di saat jadwal makan camilan tiba.  Prinsip makan sedikit namun sering dapat diterapkan pada si kecil yang masih balita.

Bunda juga perlu memerhatikan isi piring yang disajikan untuk anak, agar selain porsinya pas, hidangannya pun bergizi. Cara terbaik untuk memvisualisasikannya adalah dengan menggunakan konsep piring yang dibagi, Kementerian Kesehatan RI menyebutnya sebagai “Piring Makanku". Jadi Bun, bayangkan sebuah piring yang  dibagi menjadi empat seperti gambar di bawah ini.

 

 

Ilustrasi: http://gizi.depkes.go.id

Seperti yang dijelaskan http://gizi.depkes.go.id  makanan pokok adalah pangan mengandung karbohidrat, seperti beras, jagung, singkong, ubi, talas, garut, sorgum, jewawut, sagu dan produk olahannya. Sementara lauk pauk terdiri dari pangan sumber protein hewani dan pangan sumber protein nabati.

Untuk konsumsi sayur dan buah, termasuk untuk anak-anak, harus lebih diperbanyak. Bagi anak balita dan anak usia sekolah, konsumsi sayuran dan buah-buahan sekitar 300—400 g per hari. Ini terdiri dari 250 g sayur (setara dengan 2,5 porsi atau 2,5 gelas setelah sayur dimasak dan ditiriskan) dan 150 g buah (setara dengan 3 buah pisang ambon ukuran sedang atau 1,5 potong pepaya ukuran sedang atau 3 buah   jeruk ukuran sedang).

Terakhir, anak pun perlu dibiasakan untuk minum air putih. Sesuai rekomendasi angka kecukupan gizi yang diterbitkan Kementerian Kesehatan RI, anak-anak 7—11  bulan membutuhkan air minum hingga 800 ml dalam satu hari. Anak usia 1 sampai 3 tahun membutuhkan sekitar 1,2  liter setiap harinya. Sementara kebutuhan cairan anak berusia 4—6 tahun sekitar 1,5  liter dalam sehari.

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!