Tuesday, 31 January 2017

Bijak Perkenalkan Gadget pada Anak

Anda pasti sudah sering melihat anak-anak sudah pintar bermain gadget sejak kecil. Namun sebenarnya, kapan sih, waktu yang pas untuk memperkenalkan gadget pada mereka? Apa saja yang perlu kita perhatikan saat mengizinkan si Kecil bermain dengan gadget? Berikut aturan yang bisa Anda ikuti dan terapkan di rumah.

  1. Perhatikan usia anak
    Pastikan usia si Kecil sudah cukup pantas dan keterampilannya sesuai dengan tahap perkembangannya. Idealnya, memperkenalkan gadget pada anak bisa dilakukan setelah berusia 5 tahun, saat anak sudah mengerti dan memahami cara penggunaan gadget. Jika Anda terburu-buru memperkenalkan gadget kepada anak, terutama pada balita, ada kemungkinan anak lebih rentan kecanduan serta muncul efek negatif lainnya dalam jangka panjang.
  2. Batasi penggunaan gadget  
    Berikan batasan waktu agar anak tidak menjadi kecanduan, maksimal 30-60 menit per harinya. Semakin sedikit interaksi mereka dengan gadget, justru lebih baik. Dengan membatasi penggunaan gadget sejak dini, kita dapat menurunkan risiko kerusakan mata serta terhindar dari sifat anti sosial pada anak akibat terlalu lama bermain gadget.
  3. Dampingi dan awasi anak
    Dengan mengawasi dan mengontrol anak dalam menggunakan gadget, Anda dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Jika perlu, matikan koneksi internet saat mereka bermain gadget. Dengan begitu, si Kecil tidak ada kesempatan untuk membuka situs atau konten yang dilarang dan tidak sesuai dengan umurnya.
  4. Pilih konten yang mendidik
    Bagi anak-anak, gadget merupakan sarana bermain yang seru dan menarik. Umumnya, anak-anak cenderung memakai gadget untuk bermain game. Pastikan semua aplikasi konten yang tersedia di dalam gadget bersifat edukatif dan interaktif, yang tentunya dapat membantu proses belajar anak, sehingga tidak akan memberikan dampak buruk bagi mereka.
  5. Beri contoh yang bijak
    Jika si Kecil melihat Anda terus-terusan berkutat dengan gadget, bukan hal yang mustahil jika dirinya ikut-ikutan dan menjadi pecandu gadget kelak. Menjejali anak yang rewel dengan gadget canggih juga bukanlah jawaban yang tepat dalam membangun komunikasi dan interaksi sosial antar anak dan orangtua yang baik.

Mengambil sikap anti terhadap gadget, seperti melarang apalagi sampai menyembunyikan gadget, justru akan membuatnya semakin penasaran dan memberontak. Biarkan anak mengenal perangkat elektronik tersebut seperlunya, namun jangan biarkan mereka terlalu asyik bermain gadget tanpa didampingi oleh Anda.

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!