Dunia Smart vidoran

Monday, 05 November 2018

Deteksi Pendengaran Bayi

Dahulu kehilangan pendengaran pada anak-anak sering tidak terdeteksi hingga anak kedapatan belum dapat berbicara pada usia 2 tahunan. Saat ini, gejala gangguan pendengaran bahkan dapat diketahui pada bayi baru lahir. Penelitian menunjukkan deteksi dan intervensi dini terhadap gangguan pendengaran sebelum usia 6 bulan akan menghasilkan hasil yang jauh lebih baik daripada intervensi setelah usia 6 bulan.

Rumah sakit biasanya melakukan tes pendengaran pada bayi dalam 24—48 jam pertama setelah lahir. Jika tes tersebut gagal,  bayi biasanya dijadwalkan untuk menjalani screening kedua beberapa minggu kemudian.

Namun terkadang bayi yang lulus skrining pendengaran saat lahir dapat menunjukkan tanda-tanda gangguan pendengaran sewaktu usianya bertambah. Untuk membantu memastikan kondisi ini, ada beberapa deteksi pendengaran sederhana  yang dapat dilakukan di rumah, seperti di bawah ini:

Sejak lahir hingga 4 bulan, bayi harus:

  • Kaget saat mendengar  suara keras.
  • Terbangun dari tidur bila mendengar suara keras
  • Lebih tenang saat mendengar suara yang akrab dengannya.
  • Menanggapi suara Bunda dengan tersenyum.

Usia 4—9 bulan, bayi harus:

  •  Tersenyum saat diajak bicara.
  •  Dapat memberi perhatian pada mainan yang mengeluarkan suara.
  • Memutar kepalanya ke arah suara yang familiar.
  • Mengoceh
  • Memahami gerakan tangan seperti kiss-bye

Dari usia 9—15 bulan, bayi harus:

  • Mengoceh.
  • Dapat mengikuti beberapa suara sederhana.
  • Memahami perintah sederhana.
  • Menggunakan suaranya untuk menarik perhatian Bunda.
  • Menanggapi bila namanya dipanggil.

Dari usia 15 hingga 24 bulan, bayi harus:

  • Menggunakan banyak kata sederhana.
  • Berpaling saat ditanya.
  • Bisa memberi nama pada benda-benda umum.
  • Memberi minat terhadap lagu, rima, dan cerita
  • Dapat menunjuk  benda-benda familiar yang Bunda sebutkan.
  • Mengikuti perintah sederhana.

JIka ada kecurigaan gangguan pendengaran pada si kecil, konsultasikan segera pada dokter anak.

 

Referensi:

https://www.healthyhearing.com/

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!