Dunia Smart vidoran

Konsultasikan kehamilan atau tumbuh kembang anak di Tanya Pakar. Semua pertanyaan akan dijawab langsung oleh ahlinya!

Topik & Jawaban

MPASI

Inna yustina


Q: Selamat sore dokter ada beberapa pertanyaan dari saya1.Jenis MPASI apakah yang bisa mendukung tumbuh kembang secara optimal2.Seperti apakah tahapan dalam pemberian MPASI 3.Apakah ada efeknya kalo MPASI diberikan terlalu cepat atau terlambat4.Apakah diperbolehkan pemberian garam gula dan penyedap rasa dalam menu MPASI

A: Halo, Bunda Inna. 1. MPASI untuk mendukung tumbuh kembang anak, harus mengandung nutrisi yang lengkap dan bervariasi. Jadi di setiap pemberiannya terdapat karbohidrat, protein, sayur, dan lemak. Pemberian makanan seperti ini bisa diberikan 2-3 kali sehari. Di samping itu, dapat diberikan makanan selingan 1-2 kali sehari, seperti buah. 2. Saat memberikan MPASI kepada bayi, maka Badan Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan tekstur makanan yang meningkat secara bertahap. Perkenalan pertama dengan MPASI sebaiknya dimulai dari tekstur semi-cair, atau purée, tidak benar-benar cair seperti ASI. Untuk mengetahui tingkat kekentalannya, maka ambil sesendok purée dan cobalah membaliknya. Purée seharusnya tidak jatuh dari sendok dengan terlalu mudah. Seiring bayi menguasai kemampuan mencerna makanan di dalam mulut maka tekstur dapat ditingkatkan bertahap, misalnya bubur tim dan potongan kecil buah dan sayur yang mudah hancur di dalam mulut saat usia 8 bulan. Di usia 12 bulan seharusnya bayi sudah bisa mengonsumsi makanan dengan tekstur seperti orang dewasa. 3. MPASI yang diberikan terlalu dini dapat menimbulkan risiko obesitas dan diabetes di masa mendatang, sementara apabila diberikan terlalu lambat dapat menimbulkan risiko alergi dan kekurangan gizi. 4. Pemberian garam, gula, dan penyedap seperti MSG boleh diberikan dengan catatan tertentu. Konsumsi garam di bawah usia 1 tahun tidak melebihi 400 miligram natrium dalam sehari. Untuk gula memang tidak ada batasan maksimal yang terbukti dari penelitian, namun pemberiannya jangan berlebihan. Lagipula, pemberian gula berlebih akan merusak rasa sehingga otomatis tidak diperlukan dalam jumlah banyak. Monosodium glutamat atau MSG tidak terbukti memiliki efek samping yang berbahaya bagi bayi, anak, maupun orang dewasa. MSG yang berlebih juga justru akan merusak rasa sehingga kecil kemungkinan pemberiannya akan terlalu banyak. Namun, perlu diingat bahwa penyedap rasa juga mengandung garam sehingga harus diperhatikan apakah natrium yang diberikan pada bayi melebihi 400 miligram sehari atau tidak. Semoga bermanfaat ya, Bunda. Terima kasih.

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!