Dunia Smart vidoran

Konsultasikan kehamilan atau tumbuh kembang anak di Tanya Pakar. Semua pertanyaan akan dijawab langsung oleh ahlinya!

Topik & Jawaban

SUSAH MAKAN & TDK SUKA SAYUR & BUAH

nicky


Q: Bagaimana cara menghadapi anak yg susah makan & tdk ska sayur & buah?susu fidoransmart keunggulan nya untuk apa?otak atau nafsu makan?

A: Halo, Bunda Nicky. Untuk keluhan berat badan, maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan. 1. Periksakanlah dahulu status gizi anak. Apabila status gizinya baik maka jangan khawatir berlebihan dahulu. Pemeriksaan ini dilakukan dengan pengukuran berat dan tinggi badan kemudian dilihat di kurva, saat berkonsultasi dengan dokter anak. Dari sini akan diketahui penyebab sulitnya berat badan naik serta komposisi makanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. 2. Untuk kenaikan berat badan, maka zat gizi yang dibutuhkan terkandung di dalam makanan dan tidak dapat dipenuhi oleh susu saja. Evaluasilah dahulu apakah Feeding Rules atau aturan pemberian makan sudah diterapkan. Feeding rules di antaranya meliputi: pemberian makan terjadwal (3x makan utama dan 2x snack, di jam-jam yang sama dan konsisten), makan sambil duduk, tidak ada distraksi (seperti TV, mainan, atau gadget), durasi makan maksimal 30 menit, tidak boleh ada paksaan. Pada usia di atas 2 tahun, konsumsi susu maksimal 500 ml saja dalam sehari. Buah dan sayur merupakan bagian yang penting dari makanan anak sehari-hari, karena berbagai kandungan zat gizi mikro di dalamnya. Zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral memiliki peran dalam memastikan fungsi-fungsi sel di dalam tubuh bekerja dengan baik, termasuk di dalamnya mendukung pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan buah dan sayur kepada anak, di antaranya: - Secara rutin menyediakan buah dan sayur dalam bentuk yang siap dimakan dan di lokasi yang sering didatangi oleh anak, misalnya kulkas atau meja makan. Buah dalam bentuk yang sudah dicuci dan dipotong akan lebih mudah memicu anak untuk mencobanya dibandingkan buah yang masih utuh. - Sajikan buah dan sayur dalam olahan yang bervariasi, misalnya salad, gado-gado, es buah, atau bersama dengan susu atau es krim. Gunakan juga sayuran dalam berbagai sajian makanan seperti pasta atau sup dalam jumlah yang lebih banyak. - Berikanlah contoh pada anak, dengan selalu memakan buah dan sayur dalam jumlah yang banyak dan sering. Biasakan makan bersama di meja sehingga anak lebih sering melihat orangtua mengonsumsi buah dan sayur. Yang harus dicatat adalah, membuat suatu kebiasaan makan yang baru tidaklah mudah atau instan. Mungkin dibutuhkan mingguan atau bulanan untuk mencapainya. Tetapi, orangtua harus tekun dalam mencoba memperkenalkan buah dan sayur tanpa memaksa. Apabila dipaksa, maka anak akan semakin trauma dan menolak mengonsumsi buah dan sayur. Semoga informasinya bermanfaat, ya. Terima kasih.

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!