Dunia Smart vidoran

Konsultasikan seputar kesehatan si Kecil di Tanya Pakar vidoran.
Pertanyaan terpilih akan dijawab langsung oleh ahlinya!

Topik & Jawaban

GAK NAFSU MAKAN

Erni


Q: Pagi dunia smart vidorant saya mau bertanya anak saya susah bgt buat mkn mkn buah juga gk suka tapi susu nya vidorantxmart 1-3 tahun anak saya umur 2 th 6 bln gmna yah cara untuk anak saya mau nafsu mkn dan suka buah terimakasih

A: Halo Bunda Erni.

Untuk permasalahan kenaikan berat badan dan sulit makan pada bayi dan anak, pertama-tama perlu diketahui apakah berat dan tinggi anak sudah sesuai dengan usianya. Hal ini dapat dilakukan dengan melihat kurva pertumbuhan, misalnya saat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.
Kemudian, evaluasi juga apakah Feeding Rules atau aturan pemberian makan sudah diterapkan. Di antaranya, pemberian makan dengan jadwal yang konsisten (3x makan utama dan 2x selingan di jam-jam yang sama), makan sambil duduk, tidak ada distraksi (seperti TV, mainan, atau gadget), durasi makan maksimal 30 menit, dan tidak boleh ada paksaan.
Sementara, untuk ,eningkatkan ketertarikan anak makan sayur dan buah dapat dilakukan dengan beberapa cara. Yang pertama, sering menyajikan buah dan sayur dalam makanan sehari-hari dengan jenis dan olahan yang bervariasi. Yang kedua, tidak memaksa atau terus-menerus mengingatkan anak, karena justru akan menimbulkan efek sebaliknya, anak semakin menolak. Jadi tetap sajikan di meja atau di setiap waktu makan tapi tidak perlu mengingatkan untuk memakannya, memaksa apalagi memarahi. Yang ketiga, sajikan buah dalam bentuk yang mudah atau siap dimakan, misalnya sudah dikupas dan dipotong. Singkirkan juga semua cemilan lain yang dapat membuat anak lebih tertarik seperti jajanan atau coklat. Yang terakhir, jangan lupa memberi contoh. Apabila setiap hari anak melihat orangtuanya makan buah dan sayur, maka secara otomatis dan perlahan-lahan anak akan mengikuti.
Agar dapat dilakukan pemeriksaan yang lebih menyeluruh dan mencari penyebab gangguan makan, anak juga boleh diperiksakan langsung ke dokter spesialis anak, sehingga penanganannya lebih tepat.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda. Terima kasih.

Jadi yang pertama tahu promo dan artikel terbaru dari vidoran dengan berlangganan Newsletter ini!